Guru Dan Siswa, Atasan VS Bawahan?
Tahukah kalian bahwa tak pantas menganggap guru sebagai teman kita. Guru adalah atasan dimana kita harus menjilatnya agar kita dapat mendapatkan nilai tambahan dirapot yang pastinya ditambahkan secara diam-diam.
Guru adalah atasan kita! Dimana perbedaan status sangatlah jelas dimana guru adalah atasan yang berkuasa dan siswa hanyalah bawahan yang harus menuruti guru sebagai atasannya termasuk pekerjaan tambaha seperti mengambilkan sesuatu jika disuruh (kita jonggos kalee?!). Kita pin harus pandai pandai berbicara dan menjilat guru sebagai atansan kita jika mau dapat nilai baik di raport. Maka dari itu, rajin-rajinlah 'menjilat' atasanmu itu. Jika kamu cukup lihai, kamu akan diangkat jadi ketua OSIS, diikutsertakan di lomba-lomba dan hingga hasilnya nilai sikap di raport kamu bagus semua! Bahkan ada trik tersendiri yang biasa kugunakan untuk mendapatkan nilai plus yaitu dengan cara pandai-pandai berbicara dengan gurumu itu, dan juga beraktinglah seolah olah kamu pandai bicara, cepat beradaptasi, fleksibel, supel, tekun, kharismatik dan berbakat pemimpin. Dengan tampilan seperti itu, dijamin nilai kepemimpinan kita menjadi memuaskan dan akhirnya nilai akademis kita pun dinaikkan tanpa sepengetahuan kita.
Bagaimana? Setujukah kalian?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar